22 June 2011

Amrik, Police or Pirate?

mmm... kayaknya kita masih pada inget tuh, waktu masih panas-panas nya perang teluk II di irak. Bertepatan pasca runtuhnya pencakar ayam di amrik itu. eh,pencakar langit ding. Lalu, ya seperti biasa laaah kesatuan polisi tak diundang dateng ke irak mau nengokin president ntu Negara -mau beli minyak tanah kali. Oiya dengan alasan penggulingan rezim saddam yang dikira punya senjata pemusnah missal. dan mmm.. ups... sekalian parade pameran senjata nih...

Mmm.. apalagi ya?
Oiya, waktu hal ini masih bentuknya opini di masyarakat sejagat, sontak banyak kalangan yang menilai kalau tindakan ini bener-bener ga logis. Mengingat perang dan tindakan-tindakan anarkis lainnya memang cenderung selalu merugikan. Coba tebak berapa jumlah total kerugian Negara-negara yang jago perang kayak amrik pas pasca perang mereka. Untungnya dimana? tau dehh apaan. Jasa pinjamannya tambah klien kali ya? (dah pada tau kan betapa baiknya amrik saat memberikan pinjaman?, dg bunga nyekek tentunya). Waktu itu badai protes menerjang dimana-mana, demonstrasi semakin hari kian menggila dengan pembakaran-pembakaran bendera dan ban bekas. tapi biarpun begitu, si kepala polisi dunia itu tetap saja keukeuh,  entah alasan logis apa yang bikin si kepala polisi dunia itu bener-bener nge-batu dg ide primitive nya. O ya kalo ga salah nih ya -kalo gitu bener dong. dia bilang gini “kalo kita ga dateng ke sana, tar mereka yang dateng kesini, dan apa yang kita lakukan merupakan usaha perlindungan untuk masyarakat internasional, mengingat Negara kami adalah salah satu pusat denyut perekonomian dunia” mmm... dia emang bener-bener seperti Mr.hero di komik-komik yah? hollywood banget deh .. melindungi umat manusia gitu lohh....

Ujung – ujungnya? Ya Peraaanng!
Oohh… Demi tuhan, semua orang ga bego, kalo setan udah kobarkan perang akan menjadikan tempat itu seperti neraka. Anak-anak lahir tanpa ayahnya, pemuda-pemuda menikah tanpa mahar, ibu-ibu tak lagi memasak, menyapu, mencuci. Anak-anak kehilangan lapangan bermain dan tempat belajar, bukan karena apa–apa tapi memang setiap bangunan tinggal debu, tiap jengkal tanah ditanami ranjau yang siap meledak bahkan untuk puluhan tahun kedepan.(ya.. perang yang disiapkan untuk membunuh seratus generasi mendatang)
Sebetulnya Untuk siapa perang–perang seperti itu? Keadilan rakyat irak? Keamanan rakyat palestina? Kenyamanan rakyat afghanistan?. BULLSHIT !!

Perang berkobar, memakan segalnya.
Lalu..?
Si kepala Polisinya turun jabatan (kan udah habis masa jabatannya, tapi perang itu  ga ada yang lima taun beres loh.... tentu saja ia turun jabatan dengan gelar yang maha baru, yang tersusun dari puluhan nama para janda, yatim piatu, fakir miskin, korban peluru nyasar-nyasaran. Yang pasti nya dipersembahkan oleh para penentang ide primitive nya. Mmm… kita baik yah? orang jahat malah kita kasih gelar. Haha.

Lalu, lalu? huff..kayaknya kunjungan-kunjungan mereka di negeri-negeri teluk selalu mengesankan yah kawan? rumah-rumah roboh, bangunan-bangunan infrastruktur publicnya hangus, rumah peribadatan apalagi. Oiya.. kalo di kampung kita patung sikepala polisinya(penerus yang ga jauh beda primitivenya) malah dibikin parade penyambutan, tapi, ihh kasian.. kunjungan dibatalkan. meski kunjungan ga berarti itu bener-bener jadi setelah ditunda berkali-kali, akhirnya itu terjadi juga. huakakakakakak… kasian, sipatung beri-beri ga jadi nyambut. makan tu patung berry-bery..!


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...