15 May 2012

Kembali pada Prioritas

Sebelum membuka post kali ini, saya mengajak untuk setiap pembaca yang hadir dan tidak hadir untuk sama-sama baca Al-Fatihah/doa sesuai keyakinan masing-masing. doa dan fatihah kita niatkan hibah untuk mereka-mereka yang lebih dahulu kembali pada-Nya wa bil khusus kepada saudara saudari korban Sukhoi dan keluarga yang didahului, tempo lalu. Ala husni Hadzihi nniyyah Al faatihah... 

Allohummaghfir lahum warhamhum


Oke, sebelum kita ke inti gue mau curhat dulu, sejujurnya agak aneh rasanya tiap hari ngedengar dan baca ungkapan-ungkapan galau berbau FTV semacam “hidup ku tanpamu galau” “aku tak bisa hidup tanpamu” dsbg. bla bla bla

Heran, realitas hidup ini agaknya terlalu banyak dicampuri hal-hal yang gak realistis sama sekali. Dan semua jadi begitu bias. Tsaah.. *kibas-poni*

Gue jadi bertanya-tanya, sebenarnya media (dalam hal ini adalah media mainstream semacam TV, Film, buku, surat kabar, jejaring social dsbg)  kah yang membentuk life-style masyarakat atau kah masyarakat yang membentuk warna dan corak media  tersebut? #apaan deh


Tapi emang gak ada yang bisa disalahkan. Mungkin memang beginilah karakteristik kaum kita. Mudah dipengaruhi hal-hal yang gak penting.

Satu hal lagi, ini semua menjadikan gue tampak kasian; makhluk bersarung yang gak bisa dibilang gaul sama sekali.

Bahkan sampai hari ini gue gak tau gimana cara make BBM yang masih nge-trend2 nya belakangan ini.

Gue juga gak tau soal gimana naik motor kopling. 

Gue juga gak ngeh sama apa itu namanya? Q-pop?

Jujur, gue bingung akut. Pengeeen banget dibilang GAUL.  Gue udah coba banyak hal, termasuk update  status setiap perut gue laper dan mules. Tapi gue gak gaul-gaul juga
Follower gue gak nambah-nambah juga. Lihatlah betapa enggak gaulnya gue


Iya, intinya kasian banget lah pokoknya

Jadi sebenernya gue mau ngomong apa ini?

Oiya judulnya kan "kembali pada prioritas"

bikin jadwal, lalu cheklist..lalu bakarr

Tiap orang pastinya punya skala prioritas masing-masing. Atau segala sesuatu yang emang harus dia raih. Yu naw whot ai maksud sob? Gak tau ya? Mati aja lah! haha

Untuk lebih spesifiknya; lalu apa yang gue maksud dengan Non Prio? (Non Prio? istilah kamus zimbabwe untuk menyebutkan "PACAR")

Hal jodoh! Hal Pacar!

Jujur gue sempet heran kenapa kemaren-kemaren gue pake gak bisa tidur segala gara-gara si doi gak bales sms gue yang bunyinya “Neng, Abang lagi butuh  duit, lagi ada gak?” hehe

Gue heran juga kenapa musti pusing gara-gara gue gak punya duit waktu doi minta dibeliin pulsa.

Padahal, gue masih semuda dan seganteng ini, kenapa gue musti rusuh dan repot ngurusin anak gadis orang?

Akhirnya, karna gue udah sadar dan sangat care dengan generasi muda hari ini gue mau menyari jadi... teretetet teteeeeeeet..
FARIDO TEGUUH


"Ekhm, Sahabat-sahabatku yang baik hatinya, Marilah kita Kembali pada hal-hal yang bersifat prioritas. kita ini bangsa yang besar, perlu juga untuk berpikir besar agar dapat meraih dan mencapai hal hal besar."

Karena kita semua sudah melihat banyak orang yang sulit menggapai kesuksesannya dikarenakan terlalu sibuk dengan hal-hal yang remeh-temeh, sehingga tidak konsentrasi dengan Skala Prioritasnya yang besar.

So, sahabat-sahabatku yang kere kantongnya mulai lah membuat tujuan-tujuan besar, dan jadikan itu sebagai skala prioritas dalam hidup

Yahh... Setidaknya itulah yang disebut dengan HIFDZUL HAAL dalam artian yang lebih luas.

khoirul ilmi, 'ilmul haal wa khoirul amali hifdzul haal (dari kitab Ta'lim Al-Muta'allim Thoriqu Attaallum. Syaikh Az-Zarnuji)

Psa : oya blog ini ganti URL, jadi http://blog.pecikopat.com/
Psb : Sumber gambar bisa diklik digambar. :)
Psc : d0akan s4ya m3nj4Di aNak g4ul 'n Chol3h #ea q4q4.,.,

3 comments:

  1. wahahahaha apaan yang barusan saya baca eeeaaa... #ngakak

    tante follow deh.

    eh nak farid kamu ga mau ikut giveaway tante? cek blog tante ya...

    ReplyDelete
  2. nice post :)
    ditunggu kunjungan baliknya yaah ,

    ReplyDelete
  3. Jadilah seorang pemimpi,
    Seorang pemimpi harus banyak tidur
    karena hanya dengan tidur kita bisa bermimpi :D

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...